Hiduplah menjadi orang yang berguna bagi Keluarga,Agama dan Negara.Janganlah lupa yang lima waktu dan berdoalah karena berdoa adalah senjata segala sesuatu.Cintailah panutan Kita Beliau adalah Habibana Wanabiyyana Muhammad.SAW,Semoga Rahmat dan Salam di limpahkan kepada Beliau dan keluarga Beliau dan Semoga kita mendapatkan Syafaátnya nanti di Yaumil Akhir,Amin3x

Asep Creation :Tenang Hati dan Pikiran

"Siapa saja yang ingat dengan  Dzikir kepada Alloh maka Hatinya akan tentram"
Q.S.Ar-Ro'du ayat 30

Didalam kehidupan dunia ini banyak  kejadian yang kita alami,baik yang manis atau tidak manis,yang enak dan tidak enak,bagi yang Imannya sudah sampai kepada 'Arif semua kejadian tidak mempengaruhi kepada Jiwanya,hatinya tetap tentram dan merasa tenang walaupun banyak cobaan dan godaan.Yang membuat Hatinya tentram dikarenakan karena Hatinya Dzikir kepada Alloh diwaktu berjalan,diwaktu kerja,diwaktu duduk diwaktu sibuk tetap hatinya berdzikir kepada Alloh.
Dzikir yang mana yang mebuat kita ingat kepada Alloh?Sebab dzikir itu ada Dzikir kepada Dzat,ada Dzikir kepada Sifat,ada Dzikir kepada Af'al.
Yang paling ringan adalah Dzikir kepada Af'al dan Asma Alloh.yang ada kaitannya dengan segala kejadian yang kita hadapi dari yang manis sampai yang pahit.bahwa itu segalanya dari Alloh dan disengaja oleh Alloh,diri kita tidak ada kekuatan untuk menolak segala kejadian sampai kita lupa segala kejadian yang kita hadapi karena kita ingat kepada yang membuat segala kejadian dan musibah yang kita alami.

Cara supaya Hati kita tentram yaitu:
1.Kita menerima,kalau kita mendapatka musibah terutama yang pahit seperti sakit,usaha rugi,pertanian kita gagal rumah kita kebakaran ada yang menipu,itu semua harus diterima bahwa segala musibah yang kita hadapi itu berasal dari Alloh karena dibalik kejadian yang kita hadapi ada suatu rencana baik yang Alloh akan berikan kepada kita.
2.Kita harus Pasrah,setelah kita menerima segala musibah dan cobaan yang kita hadapi,kita harus pasrah karena segala kejadian yang kita alami itu karena Alloh swt.walaupun kita berusaha untuk menghilangkan segala kejadian tersebut kita tidak punya kekuatan dan kemampuan hanya kita harus pasrah dan berserah diri kepada Yang Maha Kuasa yang membuat segala kejadian yang kita hadapi.
Dengan kita merasa putus asa dan tidak menerima itu tidak akan bisa menghadang semua kejadian dan cobaan tersebut,yang pasrah juga sama tidak bisa membuat kejadian itu berhenti cuma bedanya yang tidak menerima membuat putus asa dan yang menerima dengan pasrah  hatinya akan tetap tentram dan yakin dalam diri bahwa segala kejadian itu semuanya dari Alloh maka kita serahkan semuanya kepada Alloh.
3.Kita harus berusaha untuk merubahnya,setelah kita menerima dan pasrah kita harus berusaha supaya kita keluar dari segala musibah yang kita hadapi.bukannya kita tidak pasrah tapi berusaha untuk menjadi baik karena sudah diperintahkan oleh Alloh dan itu Ibadah,apabila kita mengalami musibah dan cobaan kita harus berusaha untuk merubahnya tapi dengan keyakinan bahwa segala musibah yang kita hadapi itu semuanya berasal dari Alloh,apabila kita berhasil merubahnya kita bersyukur kepada Alloh dan apabila tetap tidak berubah kita tetap pasrah kepada Alloh.

Nabi Khidir dan Nabi Ilyas sampai saat ini masih hidup dan keduanya sering bertemu di Mina atau "Arafah atau di Muzdalifah dalam setiap tahunnya ketika musim Haji tiba Beliau berdua berpisah sebelum berdo'a dengan empat Kalimah dibawah ini;
1."Bismillahi MasyaAlloh laayasukul khoero ilalloh".
Dengan menyebut nama Alloh,karena perintah Alloh,karena kekuasaan Alloh,lewat Qodrat IradatNya Kita disini tidak punya daya dan upaya,tidak bisa apa-apa itu hanya karena Alloh,tidak ada yang membawa kepada kebaikan hanya Alloh,maksudnya diri kita ingin menjadi manusia yang baik dan diri kita tidak punya daya dan upaya kita manusia yang lemah.
2."Maasyaa Alloh Layash ripus suua illalloh"
Semuanya kekuasan Alloh,tidak ada yang bisa membelokan kejelekan hanyalah Alloh,Kita hidup ribuan tahun,orang lain hanya sebentar saja,oleh sebab itu apa yang akan membuat diri kita jelek semoga Ya Alloh dibelokan,susah dan ketidaktenangan dan kejelekan mudah-mudahan di hapus didalam diriku Ya Alloh.
3.Maasyaa Alloh Wamaa bikum min ni'matin paminalloh"
Segala kejadian kekuasaan Alloh,segala nikmat yang ada dalam diriku itu semua dari Alloh,Kaki bisa melangkah,mata bisa melihat,telinga bisa mendengar,otak masih bisa berpikir itu semua nikmat yang diberikan oleh Alloh kepada kita,bukan dikarenakan oleh badan kita,nyawa kita yang membuat kita hidup dan menikmati segala yang ada didunia ini,itu hanyalah titipan dari Alloh.
4.Maasyaa Alloh Laa haula Walaa quwwata illabillah"
Semua permasalahan karena Alloh,Mahluk tidak ada yang mempunyai kekuatan,tidak ada yang bisa menciptakan,tidak ada yang bisa apa-apa,bisa Tho'at dan ibadah karena oleh pertolongan Alloh,diri kita bisa menjauhi maksiat dan dosa  itu karena kekuasaan Alloh,Diri kita tidak punya daya dan upaya bisa hidup karena dihidupkan oleh Alloh,bisa bergerak karena digerakan oleh Alloh hanya Alloh yang bisa membuat semuanya dalam diri kita berfungsi dan tidak berfungsi.
Empat kalimah diatas menandakan ketidakmampuan diri kita bahwa diri kita tidak ada daya.hidup hanya seperti didalam pewayangan,hidup dialam dunia ini hanyalah sandiwara jadi segala sesuatu tergantung kepada Dalang dan Sutradara yang mengaturnya.
Kalau sudah punya rasa bahwa diri kita tidak mampu tidak daya dan upaya maka apabila kita mendapatkan musibah jangan merasa putus asa karena itu semuanya dari Alloh,disengaja oleh Alloh,tinggal kita mengembalikan segalanya kepada Alloh dan itu membuat hati kita tenang dan merasa tentram.
Ya Alloh semoga tulisan diatas ini menjadi penggugah dan menjadi diriku lebih dekat dengan Mu Ya Robb.
 Dan menjadikan diriku jadi ahli Syujud dan Ahli Dzikir kepadaMu Ya Robb.
Amien3x

Wassalam,
Hamba yang tidak daya dan upaya

No comments:

Post a Comment

@templatesyard