Pages

Subscribe:

Wednesday, March 23, 2011

Doa

Doa adalah Senjata Kita

21/3/2011 | 17 Rabiuts Tsani 1432 H | Hits: 2.529
Oleh: Muhammad Taufiq Hidayat
Kirim Print
0diggsdigg

Sahabat …kepada siapakah kita memohon bantuan ketika tertimpa musibah?kepada siapakah kita menggantungkan segala urusan hidup kita?kepada siapakah kita mengadu atas segala lelah,atas segala kegundahan dan kegelisahan yang kita hadapi?siapakah yang layak menjadi tempat bergantung , memohon , meminta dan meratap dari semua makhluk?Siapakah yang menjadi tempat tumpuan,siapakah yang menjadi gantungan hati,dan selalu diucapkan oleh lidah manusia?Jawabannya adalah hanya Allah yang tiada ilah selain Dia.
Wahai sahabat …berdoalah kepada Allah…kerena doa adalah senjata kita, kerena doa adalah benteng kita dari tipu daya syaithonsyaithon .Berdoalah kepada Allah baik di kala lapang maupun sempit dalam keadaan mudah maupun sulit.Berdoalah kepada-Nya dengan penuh kepasrahan,dengan penuh ketundukan ,menagislah…berharaplah…bertobatlah.Berdoalah kepada Nya dengan penuh kemantapan dan keyakinan,Yakinlah bahwa Allah akan mengabulkan doa-doa kita.
Yakinlah ketika kita berdoa,saat itulah keluasan akan anugerah –Nya akan datang, pertolongan dari-Nya akan segera datang,bantuan akan segara nampak serta kemenangan akan segera hadir dalam kehidupan kita.
“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi ?Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikit lah kamu mengingati(Nya).Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya?” ( QS an-Naml :62)
Dengan doa,Allah akan menolong orang yang tertimpa kesulitan, menolong orang yang didhzalimi , memberi petunjuk kepada orang yang sesat,menyembuhkan orang yang sakit,dan meringankan beban orang yang mendapat cobaan.
Disebabkan oleh doa,Nabi Nuh bersama orang-orang yang beriman bersamanya diselamatkan oleh Allah dan orang-orang kafir ditenggelamkan .Disebabkan oleh doa pula Nabi Yunus selamat dari perut ikan paus , setelah tiga malam berada dalam kegelapannya.Disebabkan oleh doa ,kesulitan yang menimpa Nabi Ayyub diangkat oleh Allah,disebabkan oleh doa,Nabi Musa diselamatkan oleh Allah dari Fir’aun dan kaumnya.
Sahabat…doa kita kepada Rabb terhitung sebagai wujud lain dari ibadah .Juga sebagai bukti ketaatan besar yang akan mendatangkan suatu pemberian lebih dari apa yang Anda minta.Seorang hamba yang menemukan nilai indah sebuah doa akan merasa puas , tidak akan bersedih , berduka maupun gelisah.
Sahabat..ketika semua harapan kita sudah putus, sudah buntu jangan bingung dan gelisah. Ingatlah Rabb tempat bergantungnya segala sesuatu.Berdoalah kepada-Nya,hilangkan kesombongan kita,mintalah ,memohonlah kepada-Nya.Ketika pintu manusia tertutup untuk kita, pintu Allah masih selalu terbuka untuk kita .Allah Maha Dekat, Allah Maha Mendengar,dan Allah Maha Mengabulkan.
Sahabat..kita sebagai hamba yang lemah membutuhkan pertolongan dari Rabb yang Maha Kuat.Kita selalu diperintahkan berdoa kepada-Nya.”Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kuperkenankan bagimu” (Qs.al-Mu’min :60).
Ketika kita tertimpa bencana,terhimpit akan kesulitan hidup, dilanda musibah maka getarkanlah selalu hati kita untuk mengingat-Nya.Basahi lisan kita dengan dzikir dan doa-doa kita.Janganlah malu untuk meminta kepada-Nya,angkatlah telapak tangan kita, pujilah Allah atas segala limpahan karunia yang diberikan kepada kita, bersholawatlah kepada Rasulullah semoga dengan syafaatnya kita mendapatkan kebahagiaan dunia dan akherat, ungkapkanlah asa-asa kita kepada Allah dengan penuh harap, sampaikan semua permintaan kepada-Nya,..hadirkan hati kita, akhiri dengan pujian kepada Allah ,dan semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur.Berbaik sangkalah kepada Robb kita,tunggulah belas kasih-Nya,tetaplah ketuk pintu kasih-Nya,bersabarlah sampai keputusan Allah datang kepada kita.Yakinlah bahwa apa yang diberikan Allah adalah yang terbaik bagi kita,karena Allah Maha Tahu apa yang kita butuhkan.
Sahabat…berdoalah..karena doa adalah senjata ampuh kita, semoga kita diberikan kemudahan untuk ingat dan senantiasa berdoa kepada-Nya baik di kala lapang maupun sempit. Amin.
Wallahua’lam bi showab.

Monday, March 21, 2011

SEPULUH SEPULUH SEPULUH

Apalah Artinya  SEPULUH SEPULUH SEPULUH
 
Apalah artinya 10.10.10
Jika kita masih bermusuhan
Apalah artinya 10.10.10
Jika dendam masih tersisakan
Apalah artinya 10.10.10
Jika pertemanan teretakkan
Apalah artinya 10.10.10
Jika silaturahmi terlalaikan
Apalah artinya 10.10.10
Jika iri dengki tersemaikan
Apalah artinya 10.10.10
Jika syak wasangka tersuburkan
Apalah artinya 10.10.10
Jika amarah tak terkendalikan
Apalah artinya 10.10.10
Jika syirik tak terenyahkan
Apalah artinya 10.10.10
Jika persaudaraan terabaikan

 
Apalah artinya 10.10.10
Jika hanya sederet angka
Apalah artinya 10.10.10
Jika hanya tanpa makna
Apalah artinya 10.10.10
Jika hanya jadi penanda
Apalah artinya 10.10.10
Jika hanya ....
  
Mari teman, sahabat, dan saudaraku
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus kelahi dari medan perseteruan
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus kesumat dari deret dendam
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus duri dari rona pertemanan
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus abai dari kancah pertemuan
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus benih dari semai kedengkian
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus pupuk dari ladang persangkaan
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus bara dari segala kemarahan
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus persembahan dari selain Tuhan
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus gelap dari sisi persahabatan
Kita maknai 10.10.10
Dengan ....
 
Teman, sahabat, dan saudaraku
Mari kita maknai 10.10.10
Dengan segala tambahan nilai baru
Untuk kemaslahatan
Semoga pertemanan, persahabatan, dan persaudaraan
Menjadi bangunan indah di antara kita
Menjadi tempat kita berbagi rasa
Menjadi tempat kita berbagi damba
Untuk masa depan dunia: fana dan baka
Untuk masa depan pertemanan
Untuk masa depan persahabatan
Untuk masa depan persaudaraan
KITA
 
Apalah artinya 10.10.10
Jika kita masih bermusuhan
Apalah artinya 10.10.10
Jika dendam masih tersisakan
Apalah artinya 10.10.10
Jika pertemanan teretakkan
Apalah artinya 10.10.10
Jika silaturahmi terlalaikan
Apalah artinya 10.10.10
Jika iri dengki tersemaikan
Apalah artinya 10.10.10
Jika syak wasangka tersuburkan
Apalah artinya 10.10.10
Jika amarah tak terkendalikan
Apalah artinya 10.10.10
Jika syirik tak terenyahkan
Apalah artinya 10.10.10
Jika persaudaraan terabaikan
Apalah artinya 10.10.10
Jika ....
 
Apalah artinya 10.10.10
Jika hanya sederet angka
Apalah artinya 10.10.10
Jika hanya tanpa makna
Apalah artinya 10.10.10
Jika hanya jadi penanda
Apalah artinya 10.10.10
Jika hanya ....
  
Mari teman, sahabat, dan saudaraku
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus kelahi dari medan perseteruan
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus kesumat dari deret dendam
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus duri dari rona pertemanan
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus abai dari kancah pertemuan
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus benih dari semai kedengkian
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus pupuk dari ladang persangkaan
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus bara dari segala kemarahan
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus persembahan dari selain Tuhan
Kita maknai 10.10.10
Dengan menghapus gelap dari sisi persahabatan
Kita maknai 10.10.10
Dengan ....
 
Teman, sahabat, dan saudaraku
Mari kita maknai 10.10.10
Dengan segala tambahan nilai baru
Untuk kemaslahatan
Semoga pertemanan, persahabatan, dan persaudaraan
Menjadi bangunan indah di antara kita
Menjadi tempat kita berbagi rasa
Menjadi tempat kita berbagi damba
Untuk masa depan dunia: fana dan baka
Untuk masa depan pertemanan
Untuk masa depan persahabatan
Untuk masa depan persaudaraan
KITA

JANGAN PERNAH MNGELUH

CAHAYA LANGIT: JANGAN PERNAH MNGELUH
 
Dalam menjalani hidup yang digariskan Allah Swt mungkin ada getir yang kita rasakan. Seperti hidup yang kadang terasa manis, maka kegetiran menjadi sebuah keniscayaan. Hal yang terbaik adalah senantiasa ridha atas ketetapanNya, dan berbuat yang terbaik untuk mendapatkan keridhaanNya. Bukan mengeluh, sebab hanya mereka yang tak beriman yang senantiasa putus harapan.
 
Seperti kaum muslimin yang menjalani perang Khandaq dalam ayat 214 surat Al Baqarah di muka. Dalam kondisi paling kritis pun, seorang muslim tidak boleh memiliki prasangka buruk terhadap Allah, apalagi mengeluh terhadap kondisi yang berlaku. Ketahuilah pertolongan Allah sungguh amat dekat!
 
Sore itu Rabu, tanggal 27 Juni 2007 ada sebuah sms masuk ke hp ustadz Burhan. Sms itu berasal dari Abdul Majid rekannya dan berbunyi: NANTI MALAM SAYA MAU KE RUMAH BA'DA MAGRIB, BOLEH GA?
 
Sang ustadz menjawab: BOLEH, TAPI JANGAN BA'DA MAGRIB. ABIS ISYA AJA YA.... DITUNGGU!
 
Abdul Majid membalas lagi: JGN DITUNGGU, KARENA MAU "NGEREPOTIN". ANGGAP AJA DATENG MENDADAK!
 
Ustadz Burhan tidak membalas sms terakhir dan benar saja begitu shalat Isya telah didirikan, Abdul Majid pun datang ke rumah Ustadz.
 
Abdul Majid datang ke rumah Ustadz Burhan dengan tampang kusut. Sepertinya dia lagi banyak masalah. Biasa orang sekarang, Hidup sarat dengan masalah! Saking pusing dengan masalahnya ia langsung berkata kepada ustadz dan masuk rumahnya tanpa salam:
 
"Bang Haji, tolongin saya dong pinjemin duit barang tiga juta setengah... Saya lagi pusing nih!"
 
"Emangnya ada apa Majid?" sang ustadz bertanya balik.
 
Setahu ustadz Burhan, Abdul Majid adalah anak yang baik. Dia baru berumur 27 tahun dan belum menikah. Meski demikian, Abdul Majid mau memikirkan nasib anak-anak yatim di kampungnya, dan ia pun mendirikan sekolah gratis untuk mereka. Abdul Majid di kampungnya dikenal sebagai tuan guru.
 
"Begini... saya pernah janji sama anak-anak di sekolah bahwa kalau mereka lulus ujian akhir tahun ini saya mau ajak mereka jalan-jalan ke Jakarta. Semalam saya sudah lihat raport mereka semua. Alhamdulillah mereka lulus! Tapi tiba-tiba saya terbayang janji saya tempo hari. Malam tadi saya kalkulasi, keperluan jalan-jalan adalah tiga setengah juta. Hari Jum'at raport dibagiin dan Sabtu saya mau ajak mereka semua jalan-jalan.... Tolong dong bang haji, pinjemin saya duit tiga setengah juta!"
 
Ustadz Burhan hanya tersenyum mendengar penuturan Abdul Majid. Tulus sekali anak ini, gumamnya. Demi kepentingan anak-anak yatim sampai sedemikian hebatnya ia memikirkan.
 
Sambil tersenyum dan menghibur Ustadz Burhan bilang kepada Abdul Majid:
 
"Begini.... urusan tiga setengah juta gampang nyarinya. Asal elo dan gua malam ini dan besok mau ngerjain tiga hal:
 
1) Tahajud malam ini.
 
2) Berdoa sungguh-sungguh sama Allah agar Dia mau kasih duit sejumlah itu, dan
 
3) Punya duit berapa sekarang di kantong?"
 
Kalimat terakhir Ustadz Burhan mengagetkan Abdul Majid. Dengan keheranan ia bertanya, "Ada sih 250 ribu..!"
 
"Boleh gak disedekahin 100 ribu?!" ustadz Burhan bertanya.
 
Sambil keheranan Abdul Majid bertanya, "Disedekahin ke Antum?"
 
"Nggak.... sedekahin aja kemana ente mau! Insya Allah kalo tiga hal ini elo kerjain, Allah bakal ngedatengin uang yang kita perluin. Asal kita yakin Allah bakal nolong!"
 
Pembicaraan antara dua hamba Allah pun terus berlangsung. Hingga waktu menunjukkan lebih dari jam 9 malam. Ustadz Burhan pun menyuruh Abdul Majid pulang.
 
Namun Abdul Majid belum mau berdiri dari kursi. Maka ustadz pun masuk kamar. Sejurus kemudian dia membawa 5 lembar uang limapuluh ribuan. Uang itu diberikan kepada Abdul Majid dan ia pun menghitungnya.
 
Abdul Majid mengira bahwa keperluannya sebesar tiga juta setengah akan ditutupi oleh ustadz. Matanya berbinar saat melihat ustadz membawa lembaran kertas berwarna biru itu. Kelima lembar uang itu dihitungnya dihadapan ustadz. Usai menghitung Abdul Majid berkata, "Kok Cuma dua ratus lima puluh ribu doang?" Ia bertanya keheranan, mungkin jumlah yang ia dapati jauh dari harapan.
 
"Iya... itu cuma segitu doang. Mudah-mudahan itu jadi pancingan. Yang penting jangan lupa tiga hal tadi. Insya Allah pasti akan ada pertolongan!" Ustadz Burhan coba menegaskan.
 
Tapi Abdul Majid masih belum merasa yakin. Meski sudah diantar hingga ke halaman oleh Ustadz Burhan, ia masih bertanya, "Emangnya bener kalo saya kerjain 3 hal tadi, saya bisa dapat duit Jum'at pagi?" Terlihat raut kebimbangan pada wajah Abdul Majid.
 
"Jangankan Jum'at pagi, besok pagi pun kalo Allah mau pasti uang itu bisa kite dapetin. Yang penting yakin dan kerjain aja 3 hal itu!" Ustadz Burhan sekali lagi meyakinkan.
 
Akhirnya Abdul Majid pun pulang bersama sepeda motornya.
 
Kamis siang pukul 13 tanggal 28 Juni 2007, Abdul Majid mengirim SMS ke nomer ustadz Burhan. Sms itu berbunyi: ASSALAMU'ALAIKUM. SUDAH SIANG GINI SAYA BELOM DAPET 3,5 JT. PADAHAL SUDAH SHODAQOH. ADA CARA LAIN GA?
 
Dari sms itu, Ustadz Burhan tahu bahwa Abdul Majid sedang panik. Maka beliau pun membalas: KALO UDAH SEDEKAH, SEKARANG DOA AJA YANG SUNGGUH-SUNGGUH DAN BERTAWAKKAL. PASTI ALLAH TOLONG!
 
Lama tidak ada balasan sms dari Abdul Majid. Ustadz mengira bahwa Abdul Majid sudah mendapat pertolongan atas masalahnya. Namun pukul 19:56 ada sebuah sms lagi dari Abdul Majid masuk ke hpnya:
 
ASTAGFIRULLAHAL'ADZIM. KIRA2 SAYA DOSA APA YA? DO'A SAYA GAK DI QOBUL.
 
Menerima sms itu Ustadz Burhan turut merasa panik. Besok pagi padahal sudah hari Jum'at. Hal yang membuat panik sang ustadz adalah bahwa dirinya telah menggiring Abdul Majid untuk masuk ke jalan Allah Swt demi menyelesaikan permasalahannya. Ustadz Burhan khawatir, andai saja pertolongan Allah itu tidak datang, pasti keyakinan Abdul Majid kepada Allah Swt akan berkurang. Lama Ustadz Burhan berdoa kepada Allah Swt agar dia berkenan memudahkan urusan Abdul Majid. Usai hatinya tenang, sang ustadz membalas sms dengan menuliskan:
 
ALLAH GAK BUTA & TULI. DIA NGELIAT DAN NGEDENGER APA YANG KITA PERLUIN. TERUS SAJA BERDOA DAN TAWAKKAL! SAYA JUGA BERDOA SEMOGA URUSAN INI AKAN DPT PERTOLONGAN.
 
Abdul Majid tidak membalas sms. Ustadz Burhan mengira jangan-jangan dia sudah tidak percaya lagi dengan kekuatan doa. Maka Ustadz Burhan pun terus mendoakan Abdul Majid dan urusannya.
 
-----0---
 
 
Bersambung ke link berikut: